Selamat Datang!!!

November 3, 2008

Selamat datang di blog resmi Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912.

Blog ini akan menampilkan berbagai informasi untuk kepentingan publikasi. Foto dan informasi yang ada boleh didownload dan digunakan dengan mencantumkan alamat blog ini sebagai sumbernya.

Selamat meng-eksplor blog ini!

Admin


Logo Bumiputera

November 3, 2008

Logo Bumiputera

 

Logo Bumiputera dengan Background warna silver

panduanlogo


Susunan Direksi AJB Bumiputera 1912

November 3, 2008

Periode 2010-2012

Dirman Pardosi - Direktur Utama

Ali Nurdin – Direktur Kepatuhan & Risiko

Faisal Karim - Direktur Investasi & Keuangan

Nasir Ilmullah- Direktur Pemasaran

Nirwan Daud- Direktur SDM


Fakta Bumiputera

November 3, 2008

Perusahaan Mutual

 

à         Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, didirikan di Magelang 12 Februari 1912. Merupakan satu-satunya perusahaan di Indonesia yang berbentuk “Usaha Bersama” atau “Mutual” (non Perseroan Terbatas) – dimana pemegang polis merupakan pemilik perusahaan.

 

à         Bentuk badan “Usaha Bersama (Mutual)” ini diatur dalam UU No.2/1992, pasal 7 (1).

 

à         Perusahaan mutual tidak mengeluarkan modal sehingga tidak mempunyai pemegang saham. Meski demikian masing-masing pemegang polis dalam perusahaan mutual pantas untuk memilih wakil dari masing-masing pemegang polis dengan mengabaikan jumlah uang asuransi atau jumlah polis yang dimiliki pemegang polis.

 

à         Usaha bersama pada dasarnya tidak mengejar laba. Jika ada surplus dari hasil usahanya, maka surplus tersebut dibagikan kepada peserta.

 

à         Dalam usaha bersama, risiko dipikul oleh para peserta sendiri sebagai pemilik perusahaan (berbeda dengan PT, dimana perusahaanlah yang menanggung risikonya).

 

à         Azas-azas umum yang dianut secara universal dalam penyelenggaraan usaha bersama asuransi jiwa, yaitu :

  1. Peranan pemegang polis (disebut anggota) sangat penting bahkan dianggap sebagai pemilik perusahaan.
  2. Sebagai pemilik perusahaan , pemegang polis memegang kekuasaan tertinggi, yang menentukan garis besar kebijakan penyelenggaraan usaha asuransi jiwa.
  3. Kekuasaan tetinggi dari pemegang polis dituangkan dalam Rapat Pemegang Polis atau melalui Perwakilan Pemegang Polis.

 

 

Bumiputera & BPA

 

à         Di Bumiputera, wakil-wakil pemegang polis terhimpun dalam sebuah lembaga yang disebut BPA (Badan Perwakilan Anggota). BPA merupakan lembaga tertinggi perusahaan, saat ini anggotanya terdiri atas 11 orang pemegang polis (dari 11 wilayah pemilihan di Indonesia), yang dipilih berdasarkan suara terbanyak.

 

à         BPA bertugas antara lain, menentukan pokok-pokok Kebijaksanaan Perusahaan dan mengadakan pengawasan umum.

 

à         Pemilihan Anggota BPA diselenggarakan oleh Panitia Anggota BPA.

 

 

 

à         Tiap Anggota Bumiputera 1912 mempunyai hak memilih atau dipilih menjadi anggota BPA dalam setiap pemilihan anggota BPA untuk daerah perwakilan dimana yang bersangkutan berdomisili.

 

à         Yang dapat dipilih menjadi anggota BPA adalah Anggota Bumiputera 1912 yang polisnya masih aktif dan berlaku, serta sudah berjalan sekurang-kurangnya 2 tahun sebelum pemilihan dilaksanakan, dan kontrak asuransinya belum akan berakhir dalam masa 5 (lima) tahun berikutnya.

 

à         Sidang BPA dilaksanakan sedikitnya 2 kali dalam setahun, yang menetapkan anggaran pendapatan dan biaya perusahaan dalam tahun yang akan berjalan, serta mengevaluasi kinerja perusahaan.

 

 

Pembagian Laba di Perusahaan Mutual

 

à         Bumiputera sebagai perusahaan mutual menerbitkan jenis polis dengan hak pembagian laba (participating policy) dimana pemegang polis memperoleh bagian surplus dari perusahaan.

 

à         Pemegang Polis jenis asuransi dengan hak reversionary bonus atau pembagian laba mendapat hak atas reversionary bonus tersebut untuk pertama kalinya pada akhir tahun polis kedua.

 

à         Laba seperti tersebut dalam neraca dan perhitungan Laba Rugi yang telah disyahkan dalam sidang tahunan BPA, dibagi sbb :

1.       60% untuk para pemegang polis dengan hak pembagian laba

2.      20% untuk biaya pengembangan perusahaan

3.      20% untuk dana-dana cadangan


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.